Agam, sumbar.ngerti.id – Pondok Pesantren Modern (PPM) Diniyyah Pasia kembali membuka Pendaftaran Santri/Wati Baru (PSB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Pendaftaran ini dibuka bagi siswa/i lulusan SD/MIN serta santri TPQ dan TPA yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berbasis pesantren dengan sistem terpadu antara ilmu agama dan umum. Panitia PSB menyampaikan bahwa masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara online melalui laman resmi: https://psb.diniyyahpasia.sch.id. Selain itu, informasi resmi juga tersedia di akun Instagram @ppmdiniyyah, kanal digital resmi milik Tim Humas PPM Diniyyah Pasia, yang saat ini telah memiliki lebih dari 2.400 pengikut. Dalam rangka menyukseskan syiar pendidikan Islam, panitia mengimbau kepada masyarakat luas untuk:
- Menyebarluaskan informasi pendaftaran PSB kepada lingkungan sekitar, termasuk melalui media sosial dan kegiatan keagamaan.
- Menginformasikan link pendaftaran kepada wali murid dan calon santri yang berminat.
- Mengajak lulusan SD/MIN serta santri TPQ dan TPA untuk bergabung di lingkungan pendidikan PPM Diniyyah Pasia.
- Memanfaatkan momen kegiatan sosial keagamaan seperti ceramah, seminar, dan praktik lapangan sebagai sarana promosi pendidikan pesantren.
PPM Diniyyah Pasia beralamat di Jorong IV Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dekat wilayah Bukittinggi. Lembaga ini mengusung prinsip: “Berdiri di Atas untuk Semua Golongan”, yang menggambarkan semangat keterbukaan dan inklusivitas dalam pendidikan Islam. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi kontak admin di nomor: 0852‑7468‑6468 atau mengunjungi situs utama: diniyyahpasia.sch.id.

Sebagaimana yang disampaikan Oleh Humas Kepanitiaan Penerimaan Santri/Wati Baru Ustad Khairul Hafiz Sistem pendidikan di PPM Diniyyah Pasia dikenal sangat khas dan komprehensif:
- Menerapkan sistem pendidikan terpadu, menggabungkan pembelajaran umum dan agama dengan jalur khusus pembentukan kader ulama yang berlangsung selama tujuh tahun.
- Bahasa Arab dan Inggris digunakan secara aktif dalam setiap pembelajaran dan kehidupan sehari-hari.
- Santri dididik untuk ketat disiplin dan tinggal di asrama selama 24 jam.
- Tujuan pendidikan adalah mencetak calon ulama serta pemimpin masa depan.
- Tersedia sarana ekstrakurikuler dan kokurikuler memadai, dimana santri aktif mengikuti perlombaan daerah, nasional, maupun internasional.
“Selain itu, pasukan pramuka PPM Diniyyah Pasia tengah bersiap memenuhi undangan MILAD 1 ABAD Gontor dalam kegiatan Jambore Internasional yang akan diselenggarakan di Cibubur.” Tambahnya




Komentar