BUKITTINGGI, sumbar.ngerti.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC)GMNI Bukittinggi serta ketua DPD GMNI Sumatera Barat dengan ini menyampaikan sikap tegas terkait beredarnya klaim sepihak bahwa pertemuan di Bukittinggi itu bukan agenda Konsolidasi melainkan agenda silaturahmi DPC GMNI Bukittinggi dengan sekjen DPP beserta pimpinan DPP yang hadir .
Bahwa klaim tersebut tidak pernah benar adanya. Kami tegaskan:
Ketua DPD dan DPC Bukittinggi tidak ada membuat agenda konsolidasi di Bukittinggi ,Segala informasi yang menyebut adanya konsolidasi adalah klaim sepihak yang tidak sah.
Fikri Lafendra selaku ketua DPD GMNI Sumatera Barat menyampaikan bahwa ini bukan agenda Konsolidasi,karena kita memiliki mekanisme organisasi dalam menentukan agenda” konsolidasi ,Oleh sebab itu, tidak ada satu pihak pun yang berhak mengatasnamakan itu adalah agenda konsolidasi tanpa kesepakatan bersama.
Tindakan ini adalah upaya menyesatkan publik sekaligus merusak nama baik organisasi. Kami mengecam keras tindakan tidak bertanggung jawab ini karena berpotensi memecah belah dan mencederai kepercayaan seluruh kader GMNl Sumatera Barat.
Sementara itu , ketua DPC GMNl Bukittinggi bung putra Rahmad yudi menyampaikan bahwa agenda tersebut memang ada ,namun agenda itu adalah agenda silaturahmi DPC GMNl Bukittinggi dengan Sekjen DPP, dan jajaran DPP yang hadir, dalam agenda silaturahmi turut juga di dampingi oleh DPD dan beberapa DPC .
Dalam forum tersebut,Bung Putra Rahmad Yudi, menyampaikan tiga poin utama program prioritas cabang. Pertama, percepatan pelantikan pengurus DPC GMNI Kota Bukittinggi sebagai bentuk penguatan struktur dan legitimasi organisasi. Kedua, melanjutkan kaderisasi tingkat lanjut melalui program Training of Trainer (TOT) di Kota Bukittinggi untuk mencetak kader ideologis dan organisatoris yang siap memimpin gerakan. Ketiga, pelaksanaan pengabdian masyarakat ke daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) serta desa dampingan DPC sebagai wujud nyata perjuangan marhaenis di tengah rakyat.
Sekretaris Jenderal GMNI, Bung Patra Dewa, memberikan respon positif dan apresiasi atas langkah dan arah gerak yang disampaikan. Ia menegaskan pentingnya konsistensi kaderisasi, kerja rakyat, dan disiplin ideologi sebagai fondasi utama kekuatan GMNI ke depan, sesuai dengan taglinenya GMNI naik kelas.
Menurut salah satu kader GMNl Bukittinggi ,bahwa ada beberapa statement dan penulisan nama yang salah ,oleh karena itu ,
dapat di pastikan berita Konsolidasi di buat sepihak tanpa ada komunikasi dan konfirmasi kepada pihak yang terlibat di dalam berita .
Kami menyerukan kepada seluruh DPC GMNI se Sumatera Barat untuk tidak terkecoh oleh klaim tanpa dasar. Kita hanya akan berdiri tegak di atas keputusan kolektif organisasi, bukan pada kepentingan sempit segelintir pihak.




Komentar