Bukittinggi, sumbar.ngerti.id – Fikri Lafendra menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bukittinggi pada Musyawarah Daerah (Musda) yang akan datang. Kesiapan tersebut, menurutnya, lahir dari dorongan dan dukungan rekan-rekan di DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bukittinggi, serta keinginan untuk memperkuat peran KNPI sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan yang inklusif, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat.
Fikri menilai KNPI harus kembali menjalankan fungsinya sebagai rumah bersama bagi seluruh organisasi kepemudaan (OKP), tanpa membedakan latar belakang organisasi, profesi, maupun pandangan. Menurutnya, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini membutuhkan kepemimpinan yang mampu membangun komunikasi yang baik, merangkul seluruh potensi, serta mengedepankan semangat kebersamaan.
“Kita ingin menghadirkan KNPI sebagai organisasi yang mempersatukan, bukan memisahkan. Perbedaan bukan alasan untuk berjarak, melainkan kekuatan yang dapat dikelola melalui dialog, musyawarah, dan semangat gotong royong,” ujar Fikri.
Ia menambahkan, nilai-nilai persatuan dan gotong royong yang menjadi bagian dari pemikiran Proklamator RI, Soekarno, masih relevan untuk dijadikan landasan dalam membangun gerakan kepemudaan. Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi harus hadir sebagai pelopor perubahan yang mampu menawarkan solusi melalui kerja kolektif.
Selain itu, Fikri menekankan pentingnya membangun sinergi antara KNPI dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, serta berbagai organisasi kemasyarakatan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci agar program-program kepemudaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“KNPI harus menjadi ruang kolaborasi yang melahirkan program-program konkret, mulai dari pengembangan kapasitas pemuda, kewirausahaan, peningkatan kreativitas, penguatan kepemimpinan, hingga kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ia berharap pelaksanaan Musda DPD KNPI Kota Bukittinggi dapat berlangsung secara demokratis, menjunjung tinggi nilai musyawarah dan persaudaraan, serta menghormati setiap perbedaan pilihan yang ada di kalangan organisasi kepemudaan.
Menurut Fikri, proses demokrasi yang sehat akan menghasilkan kepemimpinan yang memperoleh legitimasi dan kepercayaan dari seluruh elemen organisasi kepemudaan, sehingga KNPI mampu menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
“Apabila seluruh organisasi kepemudaan dapat berjalan bersama dalam semangat persatuan dan gotong royong, saya optimistis KNPI akan menjadi mitra strategis dalam mendorong kemajuan Kota Bukittinggi sekaligus melahirkan generasi muda yang berintegritas, berdaya saing, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” tutup Fikri.




Komentar