Padang, sumbar.ngerti.id – Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Universitas Negeri Padang (UNP) sukses menyelenggarakan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) yang berlangsung pada 8-10 Mei 2026. Agenda ini menjadi langkah strategis organisasi dalam menjaga marwah serta memastikan keberlanjutan regenerasi kepemimpinan di tubuh GMNI.
Rangkaian kegiatan dimulai di Sekretariat Bersama GMNI Sumatera Barat, Ulak Karang, Kota Padang. Sebagai puncak acara, prosesi ikrar anggota baru dilaksanakan secara khidmat di Rumah Gadang AFTA, Universitas Andalas.
Ketua Caretaker DPK GMNI UNP, Galang Aditya Pratama, menyatakan bahwa PPAB kali ini merupakan upaya nyata untuk memperkokoh posisi organisasi di tingkat mahasiswa.
“Sebagai tunas baru di GMNI Padang, kami berkomitmen meningkatkan kualitas kaderisasi guna memperkuat basis di akar rumput. Kami berharap anggota baru yang bergabung dapat melahirkan ide-ide segar dan inovasi untuk kemajuan organisasi,” ujar Galang.
Komitmen Menjaga Kemurnian Gerakan
Prosesi pengukuhan anggota baru dipimpin langsung oleh Ketua DPC GMNI Padang, Aldhy Darza Yustika. Dalam sambutannya, Aldhy memberikan ucapan selamat sekaligus memberikan penekanan keras mengenai prinsip dasar menjadi seorang kader GMNI.
“Selamat datang di rumah pejuang pemikir-pemikir pejuang! GMNI adalah wadah bagi mereka yang berideologi Marhaenisme. Bergabung dengan barisan ini berarti saudara harus siap mempertahankan idealisme. Tidak ada tawar-menawar dalam hal ini; kita semua memikul tanggung jawab besar untuk menjaga kemurnian gerakan,” tegas Aldhy dengan penuh semangat.
Menemukan Wadah Diskusi yang Tepat
Kehadiran GMNI di lingkungan kampus UNP disambut baik oleh para mahasiswa, salah satunya Airin, mahasiswi Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP). Ia mengaku telah lama mencari ruang yang tepat untuk mengasah daya kritisnya.
“Setelah sekian lama mencari ruang berpikir, saya akhirnya menemukan GMNI. Apa yang saya temukan di sini sesuai dengan harapan; saya mendapatkan teman diskusi yang luar biasa dan tempat untuk menuangkan pemikiran secara bebas namun terarah,” ungkap Airin.
Gemblengan Materi Ideologi dan Organisasi
Untuk membentuk karakter kader yang tangguh, agenda ini membekali peserta dengan tujuh materi fundamental, yaitu:
- Ke-GMNI-an (Sejarah dan jati diri organisasi)
- Pengantar Marhaenisme (Landasan ideologi)
- Pengantar Kesarinahan (Pergerakan perempuan)
- Konsepsi Pejuang Pemikir-Pemikir Pejuang
- Nasionalisme
- Teknik Persidangan
- Character Building (Pembentukan karakter)
Dengan berakhirnya pekan penerimaan ini, DPK GMNI UNP optimis kader-kader baru ini akan menjadi motor penggerak perubahan yang tetap setia pada garis perjuangan rakyat.




Komentar