Oleh : Zaky Satria
Agam, sumbar.ngerti.id – Program Wakaf Al-Qur’an yang diinisiasi oleh Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) kembali digelar sebagai wujud penguatan literasi keagamaan di tengah masyarakat. Program ini menyasar berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Nagari Pasia Laweh, sebagai bagian dari upaya pemerataan akses terhadap Al-Qur’an dan pendidikan dasar keislaman.
Relawan program, Mayudanil, S.Pd., Datuk Marajo, selaku Ketua PC Muhammadiyah Palupuh, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan distribusi wakaf Al-Qur’an yang diperuntukkan bagi masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan.
“Ini merupakan program wakaf Al-Qur’an yang disebarkan untuk masyarakat di seluruh Indonesia. Salah satunya dilaksanakan di Nagari Pasia Laweh. Jumlah yang disalurkan hari ini sebanyak 300 mushaf Al-Qur’an dan 100 buku Iqro’, yang diperuntukkan bagi Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ),” ujarnya.
Pelaksanaan program ini turut dibersamai oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas, yang berperan aktif dalam mendukung proses pendistribusian sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi keagamaan, masyarakat nagari, dan perguruan tinggi.
Salah satu mahasiswa yang terlibat, Zaky Satria dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program wakaf Al-Qur’an ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat serta pembelajaran sosial secara langsung. Diharapkan, program ini dapat memperkuat ekosistem pendidikan keagamaan di Nagari Pasia Laweh dan menumbuhkan semangat belajar Al-Qur’an di kalangan generasi muda.




Komentar