Padang, sumbar.ngerti.id — Suasana dini hari di kawasan Simpang Bypass Kataping, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, mendadak heboh. Warga dikejutkan oleh aksi kejar-kejaran sejumlah remaja yang diduga terlibat tawuran, Kamis (24/7) sekitar pukul 04.00 WIB.
Beberapa orang terlihat saling kejar menggunakan sepeda motor. Ada pula yang membawa senjata tajam. Kejadian ini membuat warga sekitar panik dan pengendara yang melintas terpaksa memperlambat kendaraan mereka karena takut ikut terlibat dalam keributan.
Menurut saksi mata bernama Romi, warga setempat, situasi mencekam itu langsung berubah ketika polisi tiba di lokasi. “Saat polisi datang, mereka langsung kabur. Beberapa pelaku membawa senjata tajam,” kata Romi melalui keterangan tertulis yang diterima sumbar.ngerti.id.
Petugas dari Polsek Kuranji langsung bergerak ke tempat kejadian setelah mendapat laporan adanya keributan. Kapolsek Kuranji, Kompol Hendri, mengatakan bahwa timnya sedang melakukan patroli rutin ketika menerima informasi tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kejadian semacam ini bukan yang pertama kalinya. “Mereka kerap memanfaatkan waktu dini hari untuk melakukan aksi tawuran. Tapi ketika kami datang, mereka sudah bubar, kabur ke berbagai arah,” ujar Kompol Hendri melalui keterangan tertulis yang diterima sumbar.ngerti.id..
Pihak kepolisian memastikan akan meningkatkan patroli, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari. Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya bentrokan ulang dan menjaga keamanan masyarakat.
“Kami akan lebih aktif berpatroli di kawasan rawan tawuran. Kalau masyarakat melihat ada yang mencurigakan, segera laporkan,” tambah Kompol Hendri, melalui keterangan tertulis yang diterima sumbar.ngerti.id.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena bukan hanya membahayakan pelaku, tapi juga mengganggu keselamatan warga dan pengguna jalan. Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, namun warga berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.
Dengan kejadian ini, masyarakat diminta lebih waspada dan tidak segan melapor ke pihak berwajib jika melihat potensi gangguan ketertiban di lingkungan mereka.




Komentar