Padang, sumbar.ngerti.id – Gerakan Mengajar Desa (GMD) Kota Padang melalui Tim Suluah Inspirasi resmi mengawali Program Inspirasi Desa Batch III Tahun 2026 dengan menggelar kegiatan pembukaan di Kantor Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Senin (27/7). Program pengabdian yang berlangsung hingga 2 Agustus 2026 ini mengusung semangat kolaborasi lintas pemangku kepentingan sebagai upaya memperkuat pendidikan, membangun karakter peserta didik, serta mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan pembukaan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 11.30 WIB dihadiri oleh Lurah Surau Gadang Andrika Sari, beserta jajaran, Sekretaris Camat Nanggalo Mimien Halid hadir mewakili Camat Nanggalo, guru Dadang Prawitno yang mewakili Kepala SD Negeri 09 Surau Gadang, seluruh Mentor Muda dan Tutor Inspiratif, serta tokoh masyarakat dan warga Kelurahan Surau Gadang.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dari Mentor Muda, perwakilan sekolah, Lurah Surau Gadang, dan perwakilan Kecamatan Nanggalo, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya rangkaian Program Inspirasi Desa Batch III Tahun 2026.
Mengusung nama Suluah Inspirasi, yang dalam bahasa Minangkabau berarti pelita atau penerang, tim ini hadir membawa semangat untuk menjadi cahaya perubahan melalui pendidikan. Selama tujuh hari pengabdian, para relawan akan melaksanakan berbagai kegiatan pembelajaran kreatif di SD Negeri 09 Surau Gadang dengan mengimplementasikan kurikulum Gerakan Mengajar Desa yang berfokus pada penguatan life skill, kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan, serta pengabdian kepada masyarakat melalui pendekatan kolaboratif.
Pelaksanaan Program Inspirasi Desa di Kelurahan Surau Gadang menjadi warna baru bagi Gerakan Mengajar Desa karena dilaksanakan di kawasan perkotaan. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan sekaligus kesempatan bagi para relawan untuk memahami dinamika pendidikan dan kehidupan masyarakat urban. Melalui pendekatan yang adaptif, program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan peserta didik sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mendukung pendidikan.
Lebih dari sekadar kegiatan belajar mengajar di sekolah, Program Inspirasi Desa menempatkan kolaborasi sebagai fondasi utama pelaksanaannya. Gerakan Mengajar Desa meyakini bahwa pendidikan yang berkualitas tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja, melainkan melalui sinergi berbagai pemangku kepentingan. Semangat tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dalam pelaksanaan program agar manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh peserta didik, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Pemilihan SD Negeri 09 Surau Gadang sebagai lokasi pengabdian juga menjadi bagian dari dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolah yang saat ini tengah menjalani proses penilaian akreditasi. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kelurahan Surau Gadang dan Kecamatan Nanggalo turut memberikan pembekalan kepada para relawan mengenai kondisi sosial masyarakat, pentingnya menjaga nilai-nilai kehidupan bermasyarakat, serta membangun kepedulian dan kesiapsiagaan berdasarkan pengalaman yang pernah dihadapi masyarakat Surau Gadang pascabencana. Pembekalan tersebut menjadi bekal bagi relawan dalam melaksanakan pengabdian yang lebih kontekstual dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Tim Suluah Inspirasi terdiri atas 16 relawan, yakni 1 Mentor Muda dan 15 Tutor Inspiratif, yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dan profesi pendidik. Para relawan merupakan mahasiswa dari Universitas PGRI Sumatera Barat, Universitas Bung Hatta, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, STAI Al-Hikmah Pariangan, Politeknik Caltex Riau, serta seorang guru dari SD IT Ar-Rahmah. Mereka juga berasal dari berbagai daerah, di antaranya Riau, Semarang, Bengkulu, Kerinci, Bukittinggi, Kota Padang, dan Kabupaten Sijunjung, yang mencerminkan semangat keberagaman dan gotong royong dalam pengabdian.
Mentor Muda Tim Suluah Inspirasi, Ma’ruf Zhaqi Akmal Hidayat, mengatakan bahwa Program Inspirasi Desa merupakan ruang bagi generasi muda untuk mengabdikan ilmu sekaligus memperkuat kolaborasi dalam memajukan pendidikan.
“Program Inspirasi Desa bukan hanya tentang menghadirkan pembelajaran di sekolah, tetapi juga membangun ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Melalui semangat Suluah Inspirasi, kami berharap dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peserta didik sekaligus masyarakat di Kelurahan Surau Gadang,” ujarnya.
Lurah Surau Gadang, Andrika Sari menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Program Inspirasi Desa di wilayahnya.
“Kami menyambut baik kehadiran Tim Suluah Inspirasi di Kelurahan Surau Gadang. Kami berharap program ini dapat memperkuat budaya literasi, menanamkan nilai-nilai dan norma yang baik kepada anak-anak, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat mengingat para relawan akan tinggal dan berinteraksi langsung di lingkungan warga selama masa pengabdian,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Camat Nanggalo, Mimien Halida, berharap program tersebut mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami menyambut baik pelaksanaan Program Inspirasi Desa di Surau Gadang. Semoga para relawan dapat berkontribusi tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat selama masa pengabdian. Pengalaman Surau Gadang dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk pascabencana, diharapkan dapat menjadi pembelajaran untuk membangun kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong,” tuturnya.
Guru SD Negeri 09 Surau Gadang yang mewakili kepala sekolah, Dadang Prawitno, turut mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan program.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gerakan Mengajar Desa Kota Padang yang telah memilih SD Negeri 09 Surau Gadang sebagai lokasi Program Inspirasi Desa Batch III. Kami berharap berbagai kegiatan yang dilaksanakan Tim Suluah Inspirasi mampu memberikan pengalaman belajar yang kreatif, menyenangkan, serta memotivasi peserta didik untuk terus berkembang, sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah kami,” ungkapnya.
Melalui Program Inspirasi Desa Batch III Tahun 2026, Gerakan Mengajar Desa Kota Padang berharap semangat kolaborasi yang terbangun selama masa pengabdian mampu melahirkan inovasi pembelajaran, memperkuat budaya gotong royong, serta membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Sejalan dengan makna Suluah Inspirasi sebagai pelita, program ini diharapkan menjadi cahaya yang menginspirasi lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, peduli terhadap sesama, serta mampu menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.




Komentar