Agam, sumbar.ngerti.id – Jalur alternatif Bukittinggi yang melintasi Ngarai Sianok, Jambak, hingga Matur terputus akibat tanah longsor. Kejadian yang terjadi pada Selasa (30/12/2025) sore tersebut membuat ruas jalan di daerah Jambak tidak dapat dilalui kendaraan.
Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak-pihak yang terkait dengan penanganan jalan setempat, material tanah dan batuan menutupi badan jalan. Hujan dengan intensitas tinggi yang masih berlangsung dikhawatirkan berpotensi memicu longsoran susulan.
“Mohon masyarakat menunda perjalanan melalui jalur ini. Intensitas hujan masih tinggi, sehingga kondisi berisiko,” demikian imbauan yang beredar dari sumber yang mengetahui langsung kondisi lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi mengenai korban jiwa akibat longsor tersebut. Pihak berwenang diperkirakan akan segera melakukan penanganan setelah kondisi cuaca memungkinkan dan risiko bahaya berkurang.
Para pengendara yang akan melintas antara Bukittinggi dan daerah sekitar Matur diimbau untuk mencari rute alternatif lain dan memantau perkembangan informasi sebelum bepergian. Keselamatan menjadi prioritas mengingat cuaca ekstrem yang masih berlangsung.




Komentar