Jerman, sumbar.ngerti.id – Adidas secara resmi memperkenalkan Trionda sebagai bola pertandingan resmi untuk Piala Dunia FIFA 2026, dalam acara peluncuran yang digelar di New York serta kota-kota mitra seperti Toronto dan Mexico City (2/10/2025).
Nama “Trionda” merupakan kombinasi dari kata tri (tiga) dan onda (gelombang), melambangkan gelombang kebersamaan antara tiga negara tuan rumah: Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Desain bola ini menampilkan tiga warna (merah, hijau, biru) yang berpadu membentuk motif segitiga di tengah, seraya menampilkan ikon nasional sebagai penghormatan: daun maple untuk Kanada, elang untuk Meksiko, dan bintang sebagai simbol Amerika Serikat.
Tak sekadar estetika, Trionda dipersenjatai sejumlah inovasi teknis. Bila dilihat dari konstruksi, bola ini hanya menggunakan empat panel — jumlah panel paling sedikit dalam sejarah bola resmi Piala Dunia — dengan jahitan dalam yang dirancang untuk memastikan stabilitas dalam penerbangan.
Permukaan bola juga memuat tekstur timbul berupa ikon nasional dan garis timbul halus (emboss), yang bertujuan meningkatkan pegangan saat menggiring atau menendang dalam kondisi lembap atau berangin.
Salah satu fitur paling menonjol adalah integrasi teknologi Connected Ball, di mana Trionda menyematkan sensor gerak 500 Hz (IMU) di salah satu panel-nya. Chip tersebut memantau pergerakan bola secara real-time dan mengirim data ke sistem VAR (Video Assistant Referee) untuk membantu pengambilan keputusan selama pertandingan, seperti penalti atau offside.
Untuk menjaga keseimbangan penerbangan dengan sensor samping ini, tiga panel lainnya diberi counter‑balance agar bola tetap stabil.
Menurut adidas, kombinasi fitur tersebut memungkinkan analisis lebih cepat terhadap situasi seperti kontak tangan atau sentuhan ganda.
Untuk akses publik, Trionda sudah bisa dibeli mulai hari peluncuran melalui jaringan ritel adidas dan pemasok terpilih, serta secara daring melalui kanal adidas World Cup Balls. Harga ritel ditetapkan sekitar €160 (atau ekuivalen dalam mata uang lokal).
Di samping versi standar, adidas juga merilis versi “jumbotron” (jumbo ball) sebagai item promosi dan memorabilia penggemar.
Menurut Presiden FIFA, Gianni Infantino, peluncuran Trionda menandakan tonggak penting dalam persiapan menuju Piala Dunia 2026. Ia menegaskan bahwa desain dan teknologi bola ini mencerminkan semangat persatuan dan antusiasme antar-tuan rumah serta seluruh dunia sepak bola.
Beberapa pengamat mencatat bahwa peluncuran bola dilakukan lebih awal dibanding tradisi sebelumnya, memberi kesempatan bagi penggemar dan tim untuk mengenali karakteristiknya jauh sebelum kick-off.
Namun demikian, tak sedikit pula pihak yang mempertanyakan estetika desain yang padat elemen, dengan kritik bahwa visualnya terlalu ramai dan kurang elegan dibanding bola‑bola klasik masa lalu.
Dengan rilis ini, countdown ke Piala Dunia 2026 terus menggema. Selain bola, sorotan juga akan tertuju pada undian grup yang dijadwalkan berlangsung di Washington, D.C. pada 5 Desember 2025, serta kesiapan 16 kota penyelenggara di ketiga negara tuan rumah.




Komentar