Padang Pariaman dan Kota Pariaman, Sumatra Barat – Gerakan mahasiswa nasional Indonesia (GMNI) melalui Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Padang Pariaman dan Kota Pariaman sukses menggelar kegiatan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD). Kegiatan ini berlangsung di dua tempat berbeda dan menjadi langkah awal untuk mencetak kader-kader muda yang berpemikiran ideologis dan progresif, Revolusioner.
Kegiatan KTD di Kabupaten Padang Pariaman diselenggarakan dari tanggal 11 hingga 13 Juli 2025 di Aula Dinas Kesehatan Padang Pariaman. Kegiatan ini diikuti oleh 28 peserta, dengan sebagian besar berasal dari Padang Pariaman dan beberapa dari Kota Padang.
“Kami melaksanakan KTD ini karena memang itu adalah kewajiban bagi pengurus cabang. Hal ini sudah tertulis di SK Karteker,” ujar Edo Arianto, Ketua DPC GMNI Padang Pariaman.
Kegiatan ini juga mendapat kehormatan dengan kehadiran dua tokoh nasional, yakni Toto Hariyono dari Bawaslu RI dan seorang anggota DKPP RI yang juga merupakan kader GMNI dari Yogyakarta. Kehadiran mereka menjadi penyemangat tersendiri bagi para peserta.
“Kami sangat berterima kasih kepada para senior yang hadir. Ini KTD pertama kami dan langsung dihadiri oleh tokoh nasional. Ini sangat luar biasa,” kata Edo Arianto.
DPC GMNI Padang Pariaman juga telah mempersiapkan silabus kaderisasi secara matang. “Kami berharap KTD ini bisa menciptakan kader progresif dan revolusioner, yang mampu merawat akar rumput dan menjalankan roda organisasi sesuai amanah ideologi Marhaenisme,” tambah Edo.
Sementara itu, DPC GMNI Kota Pariaman juga menggelar KTD di lokasi yang berbeda. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, dengan pembukaan di Ruang Pendopo Rumah Wali Kota dan pelaksanaan kegiatan di Taman Ayunan, Karan Aur.

Menurut Muhammad Azikri, Sekretaris DPC GMNI Kota Pariaman, persiapan kegiatan ini memakan waktu satu bulan. Awalnya kegiatan direncanakan di pertengahan Agustus, namun dimajukan ke bulan Juli karena banyak peserta yang memiliki kegiatan lain seperti magang dan PL (Program Lapangan).
Untuk pembukaan kegiatan, awalnya dijadwalkan dihadiri langsung oleh Wali Kota Pariaman. Namun, karena berhalangan hadir, mandat diberikan kepada Kesbangpol. Meski begitu, acara tetap berjalan dengan lancar.
Tema KTD di Kota Pariaman cukup unik dan menyentuh unsur lokal, yaitu: “Menjadikan Burak Tabuik sebagai Inkubator Kader yang Ideologis dan Revolusioner.”
Muhammad Azikri berharap agar peserta yang telah mengikuti KTD dapat terus berproses dan mengamalkan materi yang diperoleh selama pelatihan.
“Harapan saya, kader-kader tetap berproses. Lebih mengimani materi yang telah dipaparkan dan memperkasikannya di masyarakat luas atau di lingkungan sosial mereka,” ungkap Azikri.
Kegiatan ini menandai komitmen kuat GMNI di tingkat daerah untuk melahirkan generasi muda yang siap berjuang demi nilai-nilai kebangsaan dan keadilan sosial. Dengan pelaksanaan KTD yang melibatkan berbagai elemen, baik lokal maupun nasional, GMNI menunjukkan semangat regenerasi yang tetap hidup dan berkembang.




Komentar