Close sidebar
Advertisement
Aksi Main Hakim Sendiri terhadap Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Picu Perdebatan Publik soal Ketimpangan Hukum | Catatan Hitam Pendidikan Kota Padang: Ketika Sekolah Bukan lagi Tempat Safe Space Bagi Anak | KPU Kabupaten Padang Pariaman Luncurkan RANGKIANG DATA, Perkuat Tata Kelola Data dan Keterbukaan Informasi Publik | Fikri Lafendra Siap Maju sebagai Calon Ketua DPD KNPI Kota Bukittinggi, Usung Semangat Persatuan dan Gotong Royong | Dari Pulau Karam untuk Masa Depan Pesisir: Conservation Camp 2026 Dorong Restorasi Mangrove Mandeh | Menyibak Jejak “Perdamaian Koto Piliang”: Penemuan Situs Medan Nan Bapaneh di Nagari Simawang | Mahasiswa Ilmu Sejarah Unand Gelar Pameran Visualisasi Sejarah Berbasis Media Kreatif | Haul ke-56 Bung Karno di Padang Jadi Ruang Refleksi Lintas Organisasi Kepemudaan, Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Keberpihakan kepada Rakyat | HMI Cabang Padang: Dinamika Yang Tak Kunjung Usai | Membaca Warisan Budaya dari Desa Hangping | GMNI Sijunjung: Ada Upaya Membonceng Nama Organisasi untuk Mendukung Polisi! | Vasco Ruseimy Kecelakaan di Jalur Solsel–Padang, Sempat Rasakan Situasi “Dekat dengan Maut” | Perkuat Akar Rumput, GMNI UNP Cetak Generasi Pejuang Pemikir Baru di Kota Padang | Gelar Sarjana Jadi “Beban”? Ribuan Lulusan di Sumbar Terjebak Pengangguran, Ada Apa? | Rem Blong, Truk Muatan Hantam Tiga Mobil di Jalur Penurunan Padang Besi | Minibus Terjun 50 Meter ke Jurang Lembah Anai, Nasib Tujuh Penumpang Tragis? | Perkuat Reformasi Birokrasi, Bawaslu Kota Padang Tekankan Implementasi Nyata dalam Pengawasan | Massa NasDem Geruduk Kantor Tempo Protes Sampul Karikatur Surya Paloh | Prabowo dan Putin Bahas Kerja Sama Energi serta Tantangan Pasokan Minyak di Tengah Krisis Global | Kritik Dikecam, Kekuasaan Diamankan, GMNI Sumbar: Gerakan Mahasiswa Disandera Kepentingan? | Maraknya Pelecehan Seksual pada Anak Sekolah: Saatnya Peran Guru BK Diperkuat | PDI Perjuangan Agam Merandang Bersama Warga Palembayan | KLAIM SEPIHAK , agenda DPC GMNI Bukittinggi silaturahmi dengan DPP GMNI bukan Konsolidasi | Jalan Pulang Pemuda Desa Menuju Kedaulatan Pangan Nasional | Mahasiswa KKN UNP Sosialisasikan POC dan Pestisida Nabati di Nagari Simpang Sugiran |
Nasional
Beranda / Nasional / Besok Ojol Kompak Tidak Meng-‘aspal’

Besok Ojol Kompak Tidak Meng-‘aspal’

Demonstrasi pengemudi ojok online

Jakarta – Ribuan pengemudi ojek online dari berbagai platform seperti Grab, Gojek, dan Maxim berencana melakukan aksi protes dengan mematikan aplikasi mereka secara massal pada Selasa, 20 Mei 2025. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap tingginya potongan yang dikenakan oleh perusahaan aplikasi dan kondisi kerja yang dianggap tidak adil.

Para pengemudi menuntut penurunan potongan platform menjadi 10 persen, dengan alasan bahwa potongan saat ini terlalu tinggi dan mengurangi pendapatan mereka secara signifikan. Selain itu, mereka juga menyoroti kurangnya perlindungan sosial dan ketidakjelasan status kerja mereka sebagai mitra pengemudi.

Aksi ini direncanakan akan berlangsung di berbagai kota besar di Indonesia, dengan titik kumpul utama di Jakarta.

Para pengemudi berharap aksi ini dapat menarik perhatian pemerintah dan perusahaan aplikasi untuk segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki kondisi kerja mereka.

Pihak perusahaan aplikasi hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana aksi tersebut. Namun, masyarakat diimbau untuk bersiap menghadapi kemungkinan terganggunya layanan ojek online pada hari tersebut.

Aksi Main Hakim Sendiri terhadap Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Picu Perdebatan Publik soal Ketimpangan Hukum

Aksi ini menunjukkan meningkatnya ketegangan antara pengemudi ojek online dan perusahaan aplikasi, serta perlunya dialog yang konstruktif untuk mencari solusi yang adil bagi semua pihak.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *