Padang, sumbar.ngerti.id — Kegiatan Mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa) Gen Z se-Sumatera Barat berlangsung meriah pada Sabtu, 15 November 2025 di Masjid Raya Syaikh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi. Acara ini menghadirkan Ustadz Ahmad Fuadi, tokoh muda asal Minang yang dikenal sebagai peraih beasiswa internasional, penulis buku mega best seller, sekaligus inspirator bagi generasi muda.
Koordinator Alumni Gontor Sumatera Barat, Ustadz Nashran Nazir, menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus digelar untuk memperingati 100 tahun Pondok Pesantren Darussalam Gontor. “Acara ini merupakan bentuk rasa syukur dan refleksi perjalanan satu abad Gontor dalam mencetak kader bangsa,” ujarnya.
Ketua Umum Ikatan Alumni Diniyyah Pasia, Aldhy Darza Yustika, yang mewakili panitia, menambahkan bahwa acara ini terselenggara berkat kolaborasi luas antaralumni pondok pesantren di Sumatera Barat.
“Acara kita ini diangkat bersama-sama oleh alumni pondok pesantren se-Sumatera Barat, bahu membahu menghadirkan dan mempersiapkan persembahan terbaik untuk para peserta yang merupakan Gen Z dan para santri,” ungkapnya.
Acara juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy. Dalam sambutannya, ia mengajak generasi muda Minangkabau untuk menjadi pemimpin masa depan yang berpegang teguh pada nilai budaya dan agama.
“Generasi muda harus mampu tampil sebagai pemimpin masa depan. Peganglah prinsip adat basandi syara’, syara’ basandi Kitabullah sebagai fondasi menghadapi tantangan global,” pesannya.
Rangkaian acara semakin lengkap dengan nonton bareng film Negeri 5 Menara, adaptasi dari novel karya Ustadz Ahmad Fuadi. Dalam sesi motivasinya, ia membagikan pengalaman inspiratif tentang perjalanan akademik dan profesionalnya di berbagai negara.
“Saya sudah keliling 67 negara di dunia, bukan karena saya punya banyak uang. Ada banyak cara untuk mencapainya secara gratis. Bahkan dengan menulis saja, saya bisa pergi ke mana saja,” ujar Fuadi yang disambut antusias para peserta.
Mabit Gen Z se-Sumatera Barat ini menjadi momentum penting dalam menumbuhkan semangat, karakter, dan cita-cita besar bagi generasi muda Minangkabau, khususnya para santri dan pelajar yang hadir. Acara ini sekaligus menegaskan kuatnya kolaborasi antaralumni pesantren dalam membangun generasi tangguh masa depan.




Komentar