Padang, Sumatra Barat – Anak-anak usia wajib belajar 12 tahun di Sumatera Barat sebentar lagi bisa sekolah gratis lewat program Sekolah Rakyat. Mulai 14 Juli 2025, tiga Sekolah Rakyat akan resmi dibuka. Sekolah ini dibuat khusus untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar bisa tetap belajar.
“Tiga sekolah rakyat tersebut mulai beroperasi pada 14 Juli 2025. Pertama berada di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) di Kota Padang. Kedua di Balai Latihan Kerja Lubuk Selasih di Kabupaten Solok. Terakhir di Universitas Negeri Padang (UNP),” kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar, Syaifullah, Selasa (8/7/2025).
Sekolah Rakyat ini merupakan program dari Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Sosial. Tujuannya agar semua anak bisa sekolah, walaupun orang tua mereka tidak mampu membiayai kebutuhan saat bersekolah.
Menurut Syaifullah, tiga sekolah ini akan menampung 250 pelajar. Di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) dan di Balai Latihan Kerja Lubuk (BLK) Lubuk Selasih, masing-masing akan ada empat rombongan belajar (rombel) untuk tingkat SMP. Total ada 200 siswa. Lalu di UNP, akan dibuka dua rombel untuk 50 siswa tingkat SMA.
“Setiap rombel diisi 25 siswa,” ujar Syaifullah.
Untuk mengajar para siswa, sudah disiapkan 29 orang guru. Namun masih ada kekurangan guru untuk mata pelajaran agama.
“Kemarin itu baru selesai pembekalan Kepala Sekolah Rakyat, dan tiga kepala sekolah dari Sumbar juga ikut. Artinya sudah siap untuk melaksanakan Sekolah Rakyat,” kata Syaifullah.
Syaifullah menambahkan, kurikulum sekolah juga sudah siap digunakan. Walaupun ada kekurangan guru, hal ini akan tetap terus diusahakan agar program ini bisa berjalan lancar.
Syaifullah juga menyebut, ke depan akan ada lebih banyak Sekolah Rakyat yang dibuka. Delapan daerah lain sedang menyiapkan hal yang sama. Daerah itu adalah Kabupaten Dharmasraya, Sijunjung, Tanah Datar, Limapuluh Kota, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman Barat, dan Kepulauan Mentawai.
“Ditargetkan bisa beroperasi pada tahun ajaran baru 2026 mendatang,” kata Syaifullah.
Dengan hadirnya Sekolah Rakyat ini, diharapkan anak-anak yang kurang mampu di Sumatera Barat bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan masa depan yang lebih cerah.




Komentar