Padang Panjang, sumbar.ngerti.id — Pemerintah Kota Padang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Kemah Bhakti Bhinneka Tunggal Ika tingkat Kota Padang pada 9–11 November 2025 di Bumi Perkemahan Mifan, Padang Panjang. Sekitar 100 pelajar dari lima sekolah berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai upaya memperluas pemahaman kebangsaan dan menumbuhkan semangat persatuan di kalangan generasi muda.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Padang, Tarmizi Ismail. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya makna Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa. Menurutnya, keberagaman agama, suku, ras, dan bahasa merupakan bagian dari kekayaan Indonesia yang perlu dijaga dan dijadikan kekuatan untuk mempererat persatuan.
“Jika kita memahami makna Bhinneka Tunggal Ika, maka tugas kita adalah mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kita memang berbeda, namun tetap satu dalam semangat kebersamaan,” ujar Tarmizi.
Ia juga mengibaratkan persatuan sebagai sapu lidi yang hanya kuat ketika diikat menjadi satu, namun tidak memiliki daya bila berdiri sendiri.
Selain menanamkan nilai kebangsaan, kegiatan ini juga dianggap menjadi ruang untuk mempererat hubungan antar pelajar. Tarmizi berharap kehadiran peserta dari lima sekolah tersebut dapat memperkuat karakter, rasa persaudaraan, dan kepedulian sosial di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Tarmizi mengingatkan para pelajar agar menjauhi perilaku menyimpang, termasuk aksi tawuran yang masih kerap melibatkan siswa. Ia mengajak generasi muda untuk lebih fokus menata masa depan, menjaga nama baik sekolah, serta tidak mengecewakan orang tua melalui tindakan negatif.
“Kami berharap peserta Kemah Bhakti ini dapat menjadi agen penggerak semangat kebersamaan, semangat kebangsaan, dan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika baik di sekolah maupun di lingkungan sosial,” tutupnya.




Komentar