Tanah Datar, sumbar.ngerti.id – Sebagai langkah proaktif untuk mitigasi bencana di kawasan rawan, sekelompok mahasiswa Universitas Andalas (UNAND) telah merancang dan memasang Sistem Peringatan Dini atau Early Warning System (EWS) di Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. Inovasi ini diimplementasikan untuk mengantisipasi ancaman banjir bandang (galodo) yang kerap terjadi di wilayah yang terletak di kaki Gunung Marapi tersebut.
Pemasangan sistem ini dilatarbelakangi oleh bencana galodo yang sebelumnya terjadi dan menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat setempat. Lokasi Nagari Aie Angek yang berada di lereng Gunung Marapi menjadikannya sangat rentan terhadap bencana, sehingga keberadaan EWS dianggap krusial untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga dan mendukung cita-cita menjadikan Nagari Aie Angek sebagai Desa Wisata Tangguh Bencana.
Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara tim Program Kreativitas Mahasiswa – Teknologi dan Karya Mahasiswa (PKM-TKM) dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNAND 2025 periode kedua. Proyek ini juga melibatkan 2 mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2023. Tim gabungan ini berada di bawah bimbingan langsung dari Fauzan, dan Zaini

Saat dikonfirmasi, Fahmi Lubis, salah seorang mahasiswa dari program studi Teknik Sipil yang terlibat dalam proyek tersebut, menjelaskan detail teknis dari sistem yang dibangun. “Sistem ini dilengkapi kamera CCTV yang akan memantau ketinggian air secara visual,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Kami juga menggunakan LiDAR untuk mendeteksi ketinggian air. Nantinya, data dari LiDAR dan CCTV ini akan terhubung dengan aplikasi yang akan memberikan notifikasi jika terjadi suatu yang berbahaya.”
Teknologi Canggih untuk Deteksi Dini
Secara teknis, EWS yang dipasang di Jorong Kapalo Koto, tepatnya di lokasi Talang Tuo, ini mengintegrasikan beberapa teknologi canggih. Pelaksanaan di lapangan juga mendapat dukungan penuh dari aparat nagari setempat, termasuk Kepala Jorong Kapalo Koto yang turut membantu proses instalasi.
Diharapkan, dengan berfungsinya EWS ini, masyarakat dapat menerima informasi peringatan lebih awal sehingga dapat melakukan evakuasi secara lebih teratur dan aman. Proyek ini menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi teknologi yang berdampak langsung bagi keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah rawan bencana Sumatra Barat.




Komentar