PADANG, sumbar.ngerti.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Padang kembali memiliki pemimpin baru. Melalui Konferensi Cabang Luar Biasa (Konfercablub) yang berlangsung selama tiga hari, 4-6 Agustus 2025, Aldhy Darza Yustika resmi terpilih sebagai Ketua DPC GMNI Padang periode 2025-2027.
Kegiatan yang digelar di Sekretariat Bersama DPD GMNI Sumatera Barat ini mengangkat tema “Tekadkan Semangat Persatuan untuk Misi Penyelamatan Organisasi”. Tema tersebut mencerminkan tekad organisasi untuk memperkuat konsolidasi internal.
Aldhy Darza Yustika akan didampingi oleh Ahmad Safri Masrizal Aziz sebagai Sekretaris dalam memimpin GMNI Padang ke depan. Keduanya dipilih melalui mekanisme demokratis oleh seluruh peserta konferensi.
Konfercablub kali ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh unsur GMNI di Kota Padang. Mulai dari pengurus Dewan Pengurus Komisariat (DPK) se-Kota Padang, pengurus DPC GMNI Padang, DPD GMNI Sumatera Barat, hingga perwakilan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) GMNI.
Badan Pekerja Konferensi dipimpin oleh M Geo Mulyadi sebagai ketua dan Yozi sebagai sekretaris. Mereka bertugas mengatur jalannya acara selama tiga hari penuh.
Acara dibuka secara resmi oleh Adam Faisal Fatili, Ketua Bidang Ideologi DPP GMNI yang mewakili Ketua Umum DPP GMNI. Turut hadir Rezki Adminanda dari Bidang Kaderisasi DPP GMNI yang memberikan pandangan strategis tentang penguatan ideologi dan kaderisasi dalam organisasi.

Forum Konfercablub dipimpin oleh presidium sementara yang terdiri dari Risky Mariza, Aldhy Darza Yustika, dan Yozi. Setelah agenda pembukaan, forum dilanjutkan dengan Sidang Pleno I yang kemudian menghasilkan presidium tetap untuk memimpin jalannya forum sampai selesai.
Memasuki hari kedua, rangkaian sidang berlanjut dengan Sidang Pleno II, III, dan IV. Seluruh rangkaian sidang berlangsung dalam suasana dinamis dan penuh dengan dialog ideologis. Para peserta menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian yang tinggi terhadap masa depan organisasi.
Proses pemilihan pemimpin baru menjadi puncak dari rangkaian konferensi. Setelah melalui berbagai pembahasan dan diskusi, akhirnya Aldhy Darza Yustika dan Ahmad Safri Masrizal Aziz terpilih untuk memimpin GMNI Padang dalam dua tahun ke depan.
Setelah terpilih, Aldhy Darza Yustika menyampaikan pandangannya tentang tugas yang akan diembannya. “Konfercablub ini menjadi momentum penting yang menegaskan bahwa semangat perjuangan GMNI Padang masih menyala. Persatuan menjadi fondasi utama dalam upaya menyelamatkan dan membangun kembali organisasi yang solid, ideologis, dan progresif dalam kerja-kerja kerakyatan,” kata Aldhy usai terpilih, melalui keterangan tertulis diterima sumbar.ngerti.id.
Pernyataan tersebut menunjukkan fokus utama kepemimpinan baru GMNI Padang. Mereka akan mengutamakan persatuan sebagai dasar untuk memperkuat organisasi dari dalam. Langkah ini dianggap penting untuk memulihkan kondisi organisasi yang selama ini menghadapi berbagai tantangan.
Kepemimpinan baru juga berkomitmen untuk membangun kembali organisasi yang lebih solid dan ideologis. Mereka akan fokus pada kerja-kerja yang berpihak pada rakyat sesuai dengan ideologi Marhaenisme yang dianut GMNI.
Terpilihnya kepemimpinan baru ini menandai babak baru bagi GMNI Padang. Konfercablub tidak hanya sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi titik balik untuk memulihkan marwah organisasi yang sempat mengalami berbagai tantangan.
Dengan semangat baru yang dibawa kepemimpinan Aldhy Darza Yustika dan Ahmad Safri Masrizal Aziz, GMNI Padang bersiap melanjutkan kerja-kerja perjuangan yang lebih progresif. Mereka akan tetap berpegang pada garis ideologi Marhaenisme sebagai panduan dalam setiap langkah organisasi.
Ke depan, GMNI Padang diharapkan dapat lebih mengkonsolidasikan kekuatan internal dan memperkuat jaringan dengan berbagai elemen masyarakat. Hal ini penting untuk mewujudkan visi organisasi sebagai gerakan mahasiswa yang berpihak pada kepentingan rakyat.
Konfercablub yang berlangsung selama tiga hari ini juga menjadi ajang untuk mengevaluasi kinerja organisasi selama ini. Para kader GMNI Padang berharap kepemimpinan baru dapat membawa perubahan positif dan memperkuat posisi organisasi di tengah dinamika pergerakan mahasiswa di Sumatera Barat.
(Dza)




Komentar