Padang, sumbar.ngerti.id — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas resmi menggelar Grand Opening Pemilihan Raya (PEMIRA) FISIP Unand 2025, sebuah momentum bersejarah karena menjadi PEMIRA pertama yang diselenggarakan sepanjang berdirinya fakultas tersebut.
Acara pembukaan berlangsung dengan khidmat dan meriah, dihadiri oleh berbagai unsur kelembagaan mahasiswa dan perwakilan fakultas. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan Dekanat FISIP, yaitu Bili Febrima Hidayat, Ketua DPM FISIPUnand, Ketua BEM FISIP Unand dan ketua organisasi mahasiswa selingkup fakultas ilmu sosial dan ilmu politik Universitas Andalas.
Dalam sambutannya, perwakilan dekanat Bili FebrimaHidayat menegaskan bahwa penyelenggaraan PEMIRA bukan hanya agenda demokrasi mahasiswa, tetapi juga wujud komitmen FISIP Unand untuk menumbuhkan budaya politik yang sehat, transparan, dan edukatif. “Pemilihan Raya adalah ruang belajar bagi mahasiswa untuk memahami proses demokrasi secara nyata. Kami berharap PEMIRA pertama ini menjadi tradisi baik bagi FISIP di tahun-tahun mendatang,”ujarnya.
Bagas Azwar Putra (Ketua DPM FISIP Unand) menyampaikan sebagai lembaga penyelenggara juga menekankan pentingnya PEMIRA sebagai wadah regenerasi kepemimpinan mahasiswa yang berintegritas. Sementara itu, Irfan Fadhila (Ketua BEM FISIP Unand) menyampaikan harapan agar PEMIRA 2025 menjadi pesta demokrasi yang inklusif, damai, dan mampu memperkuat solidaritas mahasiswa.
Grand Opening ini menjadi penanda dimulainya seluruh rangkaian tahapan PEMIRA, mulai dari pendaftaran bakal calon, masa kampanye, debat kandidat, hingga pemungutan dan penghitungan suara yang akan digelar pada puncak acara nantinya.
Sebagai PEMIRA pertama dalam sejarah FISIP Unand, kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi pembangunan tradisi demokrasi yang kuat, matang, dan partisipatif. Seluruh sivitas mahasiswa FISIP diundang untuk terlibat aktif dalam setiap prosesnya demi terwujudnya kepemimpinan mahasiswa yang lebih visioner dan progresif.




Komentar