Kontributor : Deza Putra Adelyen
Pariaman – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, dalam sepekan terakhir melakukan serangkaian pertemuan dengan sejumlah pejabat penting di tingkat nasional. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya serius Pemerintah Kota Pariaman untuk mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Pertemuan pertama dilakukan bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto pada Sabtu malam (21/6/2025). Dalam pertemuan tampak Wali Kota Serahkan Miniatur Tabuik dan Undangan menghadiri Event kebanggan Kota Pariaman “Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2025”, yang akan dilaksanakan dari tanggal 27 Juni sampai puncak Tabuik dibuang nanti tanggal 6 Juli 2025 mendatang.
Selanjutnya, Wali Kota Pariaman juga menyempatkan pertemuan dengan Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, di sela-sela pertemuan dengan Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto pada Sabtu malam (21/6/2025).
“Kita tidak melepaskan moment penting ini, karena itu, kita langsung menghadap ibu Titiek Soeharto dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ini, untuk menyerahkan miniature Tabuik sebagai cenderamata dan sekaligus mengundang mereka untuk hadir nanti di hari puncak Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2025, pada tanggal 6 Juli 2025,” ungkapnya.

Upaya peningkatan pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian utama. Wali Kota Pariaman menggelar pertemuan dengan Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum RI, di Kantor Kementrian PU, Jalan Pattimura No. 20 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (23/6/2025). Dalam pertemuan itu, Penyerahan proposal kepada Kementerian (PU) RI, guna pembangunan infrastruktur Kota Pariaman.
“Hari ini kami bertemu dengan ibu Dirjen Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, dalam rangka membawa proposal untuk mendukung pembangunan di Kota Pariaman, yang saat ini cukup sulit untuk membangun infrastruktur dikarenakan efesiensi anggaran,” ungkap Yota Balad.
Selain itu, persoalan pengendalian banjir juga dibahas dalam pertemuan dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Lilik Retno di Kantor Kementerian PU, Jalan Pattimura No. 20 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, beberapa hari yang lalu, Senin (25/6/2025). Salah satu prioritas yang disampaikan adalah agar Sarana dan Prasarana di Sungai Batang Mangor, Desa Punggung Ladiang ini, dapat dibuka pemblokiranya, sehingga dapat digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Pariaman, ucapnya.
Di sektor pertanian, Wali Kota Yota Balad juga melaksanakan Audiensi dengan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Dr. Yudi Sastro. Pertemuan tersebut membahas program peningkatan produktivitas padi dan penanganan hama yang kerap menjadi kendala bagi petani di wilayah Pariaman..
Selain sektor pertanian, pemerintah daerah juga memprioritaskan pengembangan sektor perikanan. Hal ini dibahas dalam pertemuan dengan Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Tornanda Syaifullah pada Rabu (24/06/25). Pemerintah Kota Pariaman mendorong peningkatan pembangunan sektor perikanan guna memperkuat ekonomi masyarakat di kawasan pesisir Kota Pariaman.
Tak hanya itu, potensi peternakan di Kota Pariaman juga menjadi perhatian. Dalam pertemuan dengan Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian RI, Dr. Harry Suhada di Kantor Kementerian Pertanian RI Gedung C Jl. Harsono RM Ragunan Jakarta Selatan (24/6/2025), didampingi oleh plt kadis DPPP, Plt Sekdis DPPP,menyampaikan usulan pengembangan potensi peternakan sebagai salah satu sektor unggulan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Serangkaian pertemuan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Pariaman di bawah kepemimpinan Yota Balad untuk memperjuangkan percepatan pembangunan di berbagai sektor melalui dukungan dari kementerian terkait di tingkat pusat. Pemerintah Kota Pariaman terus berupaya menjalin sinergi dengan pemerintah pusat agar program-program strategis nasional dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat di daerah.
(Dza/Adl)




Komentar