Sawahlunto, sumbar.ngerti.id – Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, menjadi pusat perhatian internasional dengan digelarnya “We Are Site Managers (WASM) International Symposium” edisi kedua yang berlangsung pada 23-28 Agustus 2025. Acara bergengsi ini diresmikan langsung oleh Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon.
Informasi ini dilansir dari unggahan di akun Instagram pribadi Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, @riyandaa. Dalam keterangannya, Riyanda menyebut bahwa simposium ini dihadiri oleh perwakilan dari 15 negara dengan lebih dari 100 pembicara.
“Acara bertaraf internasional ini tidak hanya membahas bagaimana pengelola situs warisan dunia melestarikan warisannya masing-masing, tetapi juga menjadi ajang promosi yang tepat untuk Kota Sawahlunto bisa dikenal lebih luas lagi, terutama tentang Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS),” tulis Riyanda dalam unggahannya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan bahwa warisan budaya bukanlah sekadar kenangan masa lalu, melainkan panduan esensial untuk menuntun masa depan. Menurutnya, warisan harus menjadi ruang refleksi dan sumber inspirasi, khususnya bagi generasi muda.
“Jangan biarkan situs hanya jadi tempat swafoto. Ia harus menjadi ruang belajar dan memahami peradaban,” tegas Fadli Zon.
Ia juga menyoroti tantangan globalisasi yang berisiko menyeragamkan budaya dan menghilangkan kesadaran sejarah. Oleh karena itu, para pengelola situs warisan dunia dituntut untuk menjadi ideolog yang mampu memberi makna, bukan sekadar penjaga bangunan fisik.
Pemilihan Sawahlunto sebagai lokasi acara dinilai sangat tepat. Kota ini dianggap sebagai “laboratorium hidup” yang merekam jejak kelam kolonialisme dan kerja paksa, sekaligus menjadi bukti transformasi sebuah kota yang sarat akan nilai sejarah.
Wali Kota Riyanda Putra menambahkan bahwa sejarah kotanya adalah kisah tentang kemanusiaan dan solidaritas yang lahir dari penderitaan “orang rantai” di masa lalu. “Nilai itu masih hidup hingga kini,” ujarnya.
Puncak dari simposium ini adalah peluncuran “Dokumen Sawahlunto”, sebuah panduan strategis pengelolaan warisan yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas global. Melalui WASM dan dokumen ini, Indonesia berupaya menunjukkan bahwa warisan budaya tak hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk memandu langkah menuju masa depan yang lebih baik.




Komentar