Padang — sumbar.ngerti.id
Musyawarah Daerah (Musda) Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) dan Persatuan Wanita Tarbiyah Islamiyah (Perwati) Provinsi Sumatera Barat resmi menetapkan kepemimpinan baru. Dalam agenda yang digelar di Padang tersebut, Buya Afrizal Motua terpilih sebagai Ketua Umum PERTI Sumbar, sedangkan Dr. Jum Anidar, S.Ag., M.Pd ditetapkan sebagai Ketua Umum Perwati Sumbar periode 2025–2030.
Ketua Panitia Musda, Muhammad Arif, menyebutkan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 200 peserta, yang terdiri dari unsur Pimpinan Cabang PERTI se-Kabupaten/Kota, unsur Pengurus Pusat, serta perwakilan Ormas Serumpun.
“Untuk pemilihan, PERTI menggunakan sistem formatur murni. Jadi bukan memilih ketua langsung, tetapi peserta memilih tujuh formatur, yang berasal dari unsur PP, PD, PC, dan ormas serumpun. Kemudian merekalah yang bermusyawarah menetapkan siapa ketua terpilih,” jelas Arif kepada sumbar.ngerti.id
Terkait tamu undangan, Arif menyebutkan bahwa sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, seperti unsur Forkopimda, Kemenag Padang, Wali Kota, dan tokoh-tokoh masyarakatlainnya.
Dalam wawancara terpisah, Ketua Umum Perwati terpilih, Dr. Jum Anidar, S.Ag., M.Pd, menyampaikan bahwa amanah yang diembannya merupakan tanggung jawab besar. “Satu sisi ini beban, karena amanah harus dilaksanakan dengan baik. Tapi saya juga merasa bahagia karena dipercaya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa formasi kepengurusan akan dibentuk dalam waktu dua bulan ke depan, terdiri dari enam bidang utama seperti Pendidikan, Dakwah, Sosial, dan Ekonomi Keluarga. Dr. Jum Anidar, S.Ag., M.Pd juga berharap pengurus ke depan bisa aktif dan mampu bekerja sama.
“Saya ingin orang-orang yang bukan hanya mau bekerja, tapi juga mau bekerja sama. Karena kalau hanya kerja sendiri-sendiri, sulit untuk membangun organisasi,” ujarnya.
Musda ini merupakan bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus langkah awal untuk menjalankan visi dan misi PERTI dan Perwati Sumbar lima tahun ke depan.




Komentar