Gaza – Militer Israel mengumumkan dimulainya operasi darat skala luas di Jalur Gaza, yang disebut sebagai “Operasi Kereta Perang Gideon”. Serangan ini dilaporkan menyebabkan kerusakan parah pada Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, serta menewaskan sedikitnya 120 warga sipil dalam 24 jam terakhir.
Menurut laporan dari organisasi kemanusiaan MER-C, RS Indonesia mengalami kerusakan signifikan akibat pengepungan dan penembakan oleh pasukan Israel. Tentara Israel dilaporkan menembaki siapa pun yang bergerak di sekitar rumah sakit, termasuk tim medis dan pasien.
Serangan ini memicu kecaman internasional, termasuk dari Paus Leo XIV yang dalam misa pelantikannya menyerukan persatuan dan perdamaian, serta menyoroti penderitaan anak-anak dan lansia di Gaza yang terancam kelaparan akibat konflik berkepanjangan.
Sementara itu, ribuan orang di berbagai kota besar Eropa menggelar aksi besar-besaran pada 15 Mei untuk memperingati Hari Nakba dan mengecam serangan Israel di Jalur Gaza.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi kekerasan ini dan menyerukan penghentian segera serangan militer untuk mencegah jatuhnya lebih banyak korban sipil. <mtr>




Komentar