Sumbar.ngerti.id – Sebuah truk pengangkut alat berat mengalami kecelakaan di Jorong Muaro Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Sumatra Barat. Peristiwa ini terjadi sekitar Sabtu pagi, pukul 05.00 WIB, 26 Juli 2025 dan membuat jalan utama yang menghubungkan Bukittinggi dengan Pasaman tidak bisa dilalui sama sekali.
Truk yang terlibat adalah jenis “low bow”, yaitu truk khusus yang biasa digunakan untuk mengangkut barang-barang berat dan besar. Truk tersebut terperosok di tengah jalan dan menutup seluruh badan jalan, sehingga kendaraan dari dua arah tidak bisa lewat.
Dirlantas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
“Korban jiwa dalam kejadian ini nihil, namun arus lalu lintas di jalur Bukittinggi–Pasaman mengalami lumpuh total sejak kejadian berlangsung,” jelasnya melalui keterangan tertulis yang diterima sumbar.ngerti.id.
Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polresta Bukittinggi bersama tim dari PJR Ditlantas Polda Sumbar langsung turun ke lokasi. Mereka mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang dan mengarahkan kendaraan ke jalur lain.
Langkah cepat juga dilakukan dengan berkoordinasi bersama Polres Pasaman dan Dinas Pekerjaan Umum (PU). Mereka mengerahkan alat berat dan mobil derek untuk membantu mengevakuasi truk yang menghalangi jalan.
“Selain itu, sosialisasi kepada pengendara juga dilakukan secara langsung di sekitar lokasi untuk mengarahkan pengguna jalan mencari jalur alternatif sementara, sembari menunggu proses evakuasi rampung,” kata Kombes Pol Reza melalui keterangan tertulis yang diterima sumbar.ngerti.id.
Selain mengevakuasi kendaraan, petugas juga memeriksa sopir truk dan kondisi truk tersebut. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui apakah kendaraan layak jalan dan tidak mengalami masalah teknis yang bisa membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Hingga saat ini, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Polisi terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas hingga kondisi jalur kembali normal sepenuhnya,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak, baik pengemudi maupun perusahaan angkutan, untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, apalagi saat membawa muatan besar dan berat. Di sisi lain, masyarakat yang menggunakan jalan ini diimbau agar tetap sabar, mengikuti arahan petugas, dan menggunakan jalur alternatif selama proses evakuasi berlangsung.
Dengan kejadian ini, kepolisian berharap kejadian serupa tidak terulang dan semua pengguna jalan dapat lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya di jalur-jalur sempit dan rawan longsor seperti di daerah Palupuh.




Komentar