Agam, sumbar.ngerti.id — Pondok Pesantren Modern (PPM) Diniyyah Pasia menjadi tuan rumah perayaan Hari Santri Nasional 2025yang diikuti oleh 43 pesantren se-Kabupaten Agam. Rangkaian kegiatan dimulai sejak 18 Oktober dan dipuncaki dengan upacara peringatan pada 22 Oktober 2025 di Lapangan Sepak Bola Pitalo.
Ketua panitia, Ustadz Maldison, menyampaikan bahwa total 430 peserta ikut serta dalam berbagai cabang perlombaan, meliputi pidato Bahasa Arab dan Indonesia, khutbah Jumat, futsal, dan tenis meja. “Partisipasi santri sangat menggembirakan. Semangat kompetisi berjalan dengan sportivitas,” ujarnya.
Tema gelaran tahun ini adalah “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, selaras dengan semangat nasionalisme santri.
Upacara puncak Hari Santri dihadiri oleh Bupati Agam Benni Warlis yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Ia menegaskan pentingnya pesantren dalam membangun karakter generasi bangsa.
“Pesantren adalah benteng moral bangsa. Santri memiliki kontribusi strategis dalam menjaga nilai kebangsaan dan keagamaan,” kata Bupati dalam amanatnya.
Selain unsur pemerintah daerah, hadir pula Pimpinan PPM Diniyyah Pasia, Ustaz Nawazir Muchtar, yang turut menyambut para peserta dari pesantren se-Kabupaten Agam. Ia menyampaikan bahwa momentum Hari Santri menjadi ruang kebersamaan untuk memperkuat ukhuwah keilmuan dan dakwah antarpesantren.
Pada penutupan, panitia mengumumkan juara perlombaan yang telah berlangsung sepekan di PPM Diniyyah Pasia. Santri dan santriwati dari pesantren tuan rumah meraih sejumlah prestasi dan berhasil menjadi Juara Umum II.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.




Komentar