Padang, Sumatra Barat — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas akan menggelar kuliah umum yang menghadirkan Rocky Gerung sebagai pemateri sekaligus pembicara. Acara ini dijadwalkan akan berlangsung pada Kamis, 17 Juli 2025, di Gedung Convention Hall Universitas Andalas.
Acara ini merupakan inisiatif dari Senat Akademik FISIP Unand, dan meskipun awalnya dirancang sebagai kegiatan internal, akhirnya dibuka untuk publik terbatas karena tingginya antusiasme dari para dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Menurut Ketua Senat FISIP Unand, Dr. Malse Yulivestra, kegiatan ini menjadi langkah penting untuk menunjukkan bahwa Senat tidak hanya mengurus hal-hal internal semata, tetapi juga peduli terhadap isu-isu penting yang berkembang di lingkungan akademik.
“Kegiatan ini sebenarnya kegiatan internal dari Senat Akademik Fakultas Ilmu Sosial-Ilmu Politik. Namun, karena melihat antusias dari anggota Senat, kemudian juga warga fisip, dosen, dan tendik maka kemudian kegiatan ini kita buat lebih terbuka,” ujar Dr. Malse dalam pernyataannya.
Kuliah umum ini nantinya akan menyoroti beberapa tema besar “Meneguhkan Integritas, Moral, dan Etika Akademik di Perguruan Tinggi”. Tema ini dipilih sebagai bentuk respons terhadap berbagai kasus yang mencoreng dunia pendidikan perguruan tinggi belakangan ini.
Dr. Malse menyinggung beberapa fenomena yang mengkhawatirkan, seperti gelar profesor dan doktor yang didapat secara instan, serta maraknya kasus-kasus yang melibatkan mahasiswa, baik yang berkaitan dengan akademik maupun persoalan etik seperti kekerasan seksual.
“Kalau kita lihat, akhir-akhir ini kan banyak kasus ya… bagaimana seorang dosen meraih gelar profesor secara instan misalnya. Doktor juga begitu. Lulus doktor itu kalau kita tahu kasus di U** kemarin misalnya. Kemudian kasus-kasus mahasiswa juga, baik itu berkaitan dengan kasus seksual, kasus terkait dengan studinya, akademiknya. Jadi sudah sangat meresahkan,” tegasnya.
Menurutnya, kondisi ini menyebabkan menurunnya kepercayaan publik terhadap kualitas lulusan perguruan tinggi. Oleh karena itu, ia menilai penting untuk menyikapi persoalan tersebut dengan langkah bijak, salah satunya dengan membangun kesadaran moral dan etika akademik.
Pemilihan Rocky Gerung sebagai pembicara utama bukan tanpa alasan. Sosok yang dikenal sebagai pemikir filsafat ini dinilai memiliki kapasitas untuk membedah dan mengkritisi masalah integritas dan moralitas di dunia kampus dari sudut pandang yang tajam namun bernas.
“Menghadirkan sosok Rocky Gerung adalah pilihan yang tepat menurut kami dari Senat. Karena beliau terkenal dengan pemikiran filsafatnya. Dan bicara integritas, etika dan moral itu tidak lepas dari ilmu filsafat,” lanjut Dr. Malse.
Rocky Gerung sendiri sering didengar ditelinga masyarakat khususnya Gen Z dikenal sebagai tokoh yang sering menyuarakan kritik terhadap sistem politik, hukum, dan pendidikan di Indonesia. Dalam berbagai kesempatan, ia kerap menyoroti pentingnya berpikir kritis dan keberanian intelektual, terutama di kalangan mahasiswa dan civitas akademika.
Kuliah umum ini diharapkan tidak hanya menjadi momen belajar dan refleksi bersama, tapi juga sebagai penegasan bahwa kampus bukan hanya tempat mencari nilai, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, menjaga etika, dan menjunjung integritas.
Lebih lanjut, Dr. Malse berharap acara ini bisa mengubah persepsi masyarakat terhadap fungsi Senat Akademik, yang selama ini dianggap hanya fokus pada kegiatan rutin administratif. Senat ingin menunjukkan keterlibatan aktifnya dalam merespons dinamika sosial yang terjadi di dunia pendidikan tinggi.
“Kita coba hadirkan Senat yang juga peduli dan terlibat langsung di dalam menanggapi isu-isu publik yang terjadi di lingkungan akademik, terutama di perguruan tinggi dan sistem pendidikan juga,” ujarnya.
Acara ini juga dirancang dengan sistem undangan khusus. Panitia menyediakan tempat terbatas bagi tamu dan peserta yang telah didata, agar acara berjalan tertib dan sesuai kapasitas. Ini menjadi bentuk keseriusan panitia untuk menjaga kualitas diskusi sekaligus kenyamanan peserta.
Bagi mahasiswa, dosen, maupun masyarakat yang berkesempatan hadir, kuliah umum ini akan menjadi momen penting untuk merenungkan kembali peran perguruan tinggi dalam membentuk manusia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga bermoral dan berintegritas.
Dengan mengangkat persoalan nyata yang dihadapi dunia pendidikan, dan menghadirkan tokoh intelektual nasional seperti Rocky Gerung, FISIP Unand melalui Senat Akademiknya menunjukkan langkah bijak dalam membela nilai-nilai akademik dan kemanusiaan yang sejati.




Komentar
Keren Ketua Senat FISIP