Padang, sumbar.ngerti.id – Sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia menampilkan ide-ide inovatif dalam ajang National Writing Competition 2025 yang diselenggarakan di Universitas Andalas, Sabtu (1/11). Kegiatan hasil kolaborasi Inteleksa dan Himpunan Mahasiswa Departemen Ekonomi (HMDE) ini menjadi wadah pengembangan literasi ilmiah sekaligus kreativitas generasi muda.
Kompetisi yang digelar di kampus Limau Manis, Padang, diisi dengan presentasi karya tulis ilmiah yang menyoroti berbagai isu strategis, mulai dari lingkungan, sosial, hingga teknologi. Beberapa peserta menekankan pentingnya pemanfaatan limbah pangan untuk energi alternatif, pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, serta penguatan sektor pariwisata edukatif di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Presiden Inteleksa, Lulfita Al Aziz, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar ajang kompetisi menulis, melainkan perayaan gagasan.
“Hari ini bukan hanya tentang kompetisi menulis, lebih dari itu. Hari ini adalah perayaan gagasan, pertemuan pikiran, dan langkah kecil menuju masa depan yang lebih besar, masa depan Indonesia Emas 2045. Melalui tulisan, kita menyiapkan fondasi bagi generasi yang literat, berpikir kritis, dan berani bersuara demi perubahan bangsa,” ujarnya.
Selain itu, muncul pula gagasan pengembangan platform digital keluarga yang berfokus pada edukasi dan pemantauan tumbuh kembang anak. Setiap ide disampaikan dengan pendekatan riset yang terukur dan relevan terhadap tantangan pembangunan nasional.
National Writing Competition 2025 menegaskan peran mahasiswa sebagai motor perubahan. Melalui karya tulis ilmiah, para peserta tidak hanya menyampaikan gagasan, tetapi juga menawarkan solusi konkret terhadap persoalan sosial dan ekonomi di masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Universitas Andalas dalam mencetak generasi muda yang berpikir kritis, solutif, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.




Komentar