KPU Kabupaten Tanah Datar berdiskusi dengan Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Delmus Puneri membahas kajian teknis kepemiluan di ruangan pimpinan UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Kamis (4/9/2025).
Diskusi ini didasari dengan membedah kajian yang sudah dibuat oleh KPU Tanah Datar pasca Pemilu dan Pilkada tahun 2024, sebagaimana yang diperintahkan oleh KPU RI.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Tanah Datar Dicky Andrika, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Gusriyono, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Nini Karlina, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi Tomas Hendriko, serta Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Ikhwan Arif beserta jajaran sekretariat KPU Tanah Datar.
Disamping itu juga dihadiri oleh Akademisi dari Program Studi Pemikiran Politik Islam, salah satunya adalah Novi Budiman.
“Kami sudah melakukan pleno untuk mengkaji dia tema dalam dunia kita kepemiluan kita. Pertama, metode verifikasi partai politik dan kedua, desain pemilu menuju representasi proporsional gabungan,” kata Ketua Divisi Teknis, Gusriyono.

Kajian ini diharapkan menjadi perhatian bersama dan bahan diskusi secara berkelanjutan untuk perkembangan sistem Pemilu.
Dalam analisa kritisnya, Delmus menuturkan bahwa kajian ilmiah ini, harus disempurnakan lebih lanjut, agar fokus terhadap rumusan masalah yang akan dibahas.
Diskusi ini dilatarbelakangi oleh dinamika persoalan sistem pemilihan umum dan dampaknya terhadap pelaksanaan pemilu nasional, terutama di Kabupaten Tanah Datar.
“Dialektika antara praktisi profesional dengan akademisi adalah suatu hal yang baik dalam membangun demokrasi dan sistem pemilu kedepannya” ujar Dicky Andrika, Ketua KPU Tanah Datar.




Komentar